ahlan ya ramadhan.
Alhamdulillah saya masih diberikan kesempatan untuk kembali menghirup dan menikmasti suasana bulan ramadhan 2008. sungguh suatu keberuntungan yang tidak ternilai, kesempatan yang tidak pernah datang dua kali.
Suasana panas di seputar cairo, ketika awal puasa menjelang memang sempat mengkhawatirkan. Panas menyengat, merupakan tantangan besar di awal puasa. sungguh Allah swt, selalu memberikan kasih dan sayangnya, udara menyengat bukan merupakan pengahalang untuk melakukan ibdah yang termat mulia ini, sayang kalau hanya dilewatkan begitu saja.
Sungguh suatu keajaiban kalau boleh saya katakan seperti itu, kenpa tidak, bulan agustus merupakan bulan panas banget untuk wilayah mesir ini. Di akhir bulan agustus jam musim panas berubah dengan di mundurkan menjadi kurang satu jam. Sungguh begitu memasuki awal ramadhan suasana udara yang sanagt panas berubah menjadi suasana nikmat. Panas tak terlalu terasa dengan cuaca yang seakan redup, maha suci Allah.
Jalanpun menjadi lenglang!
Suasana menarik di kota ini selalu terjadi pada bulan suci ini. Jalanan yang biasanya selalu diwarnai dengan keramaian berubah menjadi suasana yang sepi dan lenggang ketika waktu memasuki saat waktu berbuka. Sementara itu gadis-gadis manis berlomba membagikan beberapa potong kurma kepada para pejalan kaki yang kebetulan lewat bersegera tuk berbuka puasa.
Saat berbuka segera tiba, selamat menjalankan ibadah puasa buat sahabat-sahabat. semoga kemenangan berpihak kepada kita, Amin.