Posted by: isronax | September 8, 2007

Pekakah kita

Dalam peribahas sunda ada pepatah yang kalau di indonesiakan jadi ” dengarkan bunyi perut tetangga dan kawan-kawan”. Sebuah pepatah petitih yang sangat indah, nenek, kakek kita mengajarkan kepada kita agar mampu mengembangkan kepekaan sosial. Di jaman sekarang membangun kepekaan sosial tidaklah mudah. Dengan segala kesibukannya orang disekitar kita menjadi tidak peduli dengan apa yang terjadi. Makanya berkembanglah EGP yang pasti bukan egyptian pound, tapi “emang gue pikirin”. Apa urusannya memikirkan orang lain, sementara kitapun sulit mikirin diri sendiri, gitu kali pikirnya. Tapi kenapa Tuhan, malah menciptakan aneka jenis makhluk, termasuk jenis makhluk berakal seperti kita. Malah ditambah dengan nurani, hati.

Pasang telinga dan pasang hati, dan pasti kita akan menemukan indahnya kehidupan.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: